Jumat, 20 September 2013

Pemda berkomitmen besar kembangkan PAUD



KOMUNIKATIF - Dirjen PAUDNI, Prof Dr Lydia Freyani Hawadi, Psikolog (Tengah) mengajak bernyanyi anak-anak PAUD Mandiri Jaya.
DIRJEN PAUDNI Prof Dr Lydia Freyani Hawadi, Psikolog, sangat mengapresiasi  Pemerintah Daerah Kabupaten Toba Samosir karena telah menunjukkan kinerja yang baik dalam bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Hal itu disampaikannya ketika berkunjung ke lembaga PAUD Mandiri Jaya di Dusun II Desa Aeknatolu Jaya Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba Samosir.


Dia berharap hendaknya ada minimal satu lembaga PAUD setiap satu desa. “Saya berharap agar kepala desa mau membuat anggaran untuk mendirikan lembaga PAUD. Sekecil apa pun anggarannya tolong dibuat jangan sampai PAUD dilupakan,”ujarrya.
Dijelaskannya pula, bahwa PAUD adalah amanat dari Deklarasi Dakar sehingga perlu diimplementasikan. “Masyarakat tidak tahu kalau anak usia dini adalah usia emas, dan  pemerintah pusat ingin mempersembahkan anak yang cerdas dan kompetitif pada saat menyambut 100 tahun Indonesia merdeka tahun 2045 mendatang,” paparnya.
Untuk itu, Dia minta kepada semua pihak terutama Bunda PAUD Kabupaten Toba Samosir, memiliki komitmen besar terhadap masa depan anak. 
“Anggaran pusat memang ada tapi sedikit sehingga diperlukan kerjasama antara pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten dan  Bunda PAUD untuk berjuang di DPRD untuk pembangunan pendidikan anak usia dini ini,” katanya. 
Jika tidak, ujar Dirjen PAUDNI Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, Psikolog, berapa tahun lagi APK PAUD bisa tuntas. 
“Apalagi jumlah bayi yang lahir 3,5 juta jiwa setiap tahunnya dan ini akan menjadi persoalan bangsa,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Pembinaan PAUD Dr Erman Syamsuddin yang ikut mendampingi Dirjen PAUDNI Prof Dr Lydia Freyani Hawadi, Psikolog, menjelaskan, Gedung PAUD Mandiri Jaya ini dibangun Bank Dunia sebesar Rp. 139.730.800, terdiri dua lokal  di tambah satu lokal di gedung yang bersebelahan. Jumlah muridnya ada 60 orang dengan dua orang guru.  “Bank Dunia sampai saat ini sudah membantu membangun 51 lembaga PAUD di seluruh Indonesia,”pungkasnya.(*/dyt/day, Radar Banjar, 17.9)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar